Sejarah Arduino dan Perkembangannya Hingga Saat Ini

Kebanyakan para pengguna hanya langsung menggunakan saja tanpa tahu seperti apa sejarah Arduino. Terlalu asyik berkreasi sampai lupa dan tak mencari tahu bagaimana asal-usulnya. Paling tidak, sejarah singkat Arduino sajalah.

Untuk itu, dalam postingan kali ini saya akan menjelaskan sejarah Arduino Uno. Mulai dari asal mula pembentukan namanya sampai sejarah perkembangan Arduino hingga saat ini.

Pokoknya semua cerita masa lalu seputar Arduino akan saya kupas tuntas disini. Jadi kamu bisa mengetahui secara mendalam dan sejelas-jelasnya bagaimana awal mula terciptanya hingga sampai sekarang ini. Silahkan disimak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Sejarah Singkat Arti Nama Arduino

Menurut jurnal sejarah Arduino, semua bermula dari Kota Ivrea. yaitu sebuah kota di Italia Utara yang cukup terkenal dengan sejarah kerajaan dan raja yang memerintah di sana.

Pada tahun 1002 Masehi, Ivrea diperintah oleh seorang raja bernama Arduin. Lalu dua tahun kemudian ia digantikan oleh Raja Henry II dari Jerman.

Nah, di Kota Ivrea ini ada sebuah bar yang bernama “Bar Di Re Arduino” yang artinya Bar Raja Arduino. Nama tersebut diambil dan digunakan oleh pemilik bar dengan maksud mengenang sang raja Arduin.

Kebetulan, bar tersebut adalah tempat yang paling sering dikunjungi oleh sang pengembang Arduino. Yaitu Massimo Banzi dan rekan-rekannya untuk melakukan pertemuan.

Sebagai bentuk rasa hormat kepada tempat tersebut, Massimo Banzi memberi nama Arduino ke perangkat yang sedang ia kembangkan bersama rekan-rekannya. Dari situlah asal Arduino.

Sejarah Perkembangan Arduino

# Penggunaan Basic Stamp

Sejarah perkembangan mikrokontroler diawali dari Basic Stamp,yaitu mikrokontroler yang diprogram dengan bahasa pemrograman basic dan dikembangkan oleh salah satu perusahaan di California bernama Parallax.

Sebagian dari kamu mungkin pernah mendengar nama perusahaan ini dengan produknya berupa servo atau servo controller.

# Kekurangan Basic Stamp

Menurut Massimo Banzi, Basic Stamp memiliki beberapa kelemahan yaitu:

    • Pengguna harus memiliki kemampuan coding yang cukup, jadi kamu perlu sekolah koding dulu.
    • Harga yang terlalu mahal
    • Tidak Support di berbagai sistem operasi

Baca Selengkapnya Disini

Sumber :

  • www.uma.ac.id
  • https://www.aldyrazor.com/2020/04/sejarah-arduino.html

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *